Esai
Alasan Pemilihan Jurusan
Berawal
dari persepsi awal tentang administrasi niaga, ilmu yang menpelajari
pengelolaan administrasi suatu badan niaga (masalah surat-menyurat). Tetapi
setelah menjalankan kuliah satu semester, saya menemukan hal lain yang jauh
lebih menarik daripada pengelolaan administrasi saja di jurusan saya,
administrasi niaga. Lebih jauh dari urusan pengelolaan administrasi, ternyata ilmu administrasi merupakan ilmu yang
mempelajari tentang manajemen suatu badan usaha.
Memang
saat penentuan jurusan saat awal, saya lebih condong ke akuntansi daripada
administrasi niaga. Tetapi karena suatu hal yang memberatkan saya, maka saya
putuskan untuk pindah haluan ke administrasi niaga. Disinilah saya menemukan
apa yang saya inginkan dan saya minati. Berhubungan dengan orang lain dan dapat
bermanfaat bagi orang lain adalah suatu hal yang sangat menyenangkan bagi saya.
Tetapi tidak saya pungkiri, saya juga tetap menyukai akuntansi. Dalam
administrasi niaga inilah dua kesenangan saya dilebur, saya tetap bisa
mempelajari akuntansi juga yaitu dengan banyak mata kuliah tentang keuangan
perusahaan dan pembukuannya. Tetapi disisi lain juga saya belajar berhubungan dengan
orang, yaitu dengan adanya mata kuliah-mata kuliah sumber daya manusia serta
pemasaran. Dan tidak menjadi suatu ilmu yang sia-sia, asuransi, sebagai bentuk review diri saya tentang pentingnya
kesejahteraan bagi seseorang serta pentingnya kita berbagi serta peduli dan
merencanakan hal untuk masa depan.
Jadi,
dapat dikatakan dalam jurusan administrasi niaga ini, saya tidak hanya
memperoleh satu displin ilmu saja tetapi banyak ilmu, dan yang lebih
menyenangkan lagi, semua ilmu tersebut yang saya senangi.
Esai
Rencana Jangka Panjang Setelah Lulus Kuliah
Bukan
seorang diri saya jika tidak dapat mematahkan suatu hal yang tidak mungkin
menjadi mungkin. Berencana lulus tepat waktu, tepat waktu untuk jurusan
administrasi niaga yang kurikulum studinya sudah selesai pada semester 7 atau
3,5 tahun. Saya pun berencana untuk lulus 3,5 tahun walaupun untuk jurusan saya
dirasa susah lulus pada jangka waktu 3,5 tahun. Tetapi bukankan Impossible
berawal dari kata I’m possible?.
Setelah
lulus saya mempunyai keinginan untuk bekerja di Bank Indonesia, dan jika dirasa
modal yang dikumpulkan cukup. Saya berniat untuk menjadi ibu rumah tangga yang
mempunyai sedikit kesibukan dalam “Cakeb” socialpreneur milik saya. “Cakeb”
suatu bisnis yang bergerak di socialpreneur, yaitu tentang pendidikan,
kerajinan, travel agency, serta kuliner. Semua itu basisnya adalah tradisional
khas Kebumen.
Memang
saya sudah niatkan untuk kembali ke kota asal, Kebumen. Setelah kemampuan serta
financial saya mumpuni. Karena memang benar, walaupun hujan emas di negeri
orang dan hujan batu di negeri sendiri, tetap yang di hati negeri sendiri.
Begitu yang saya rasakan selama tinggal di Depok, tetap cita rasa Kebumen di
hati tak terganti. Walapun segalanya ada di Depok, mulai dari pendidikan yang
maju, bisa les apa saja di Depok, dapat mencicipi makanan apa saja di Depok,
dan lain sebagainya. Tetapi semuanya lebih terasa indah jika di Kebumen.
Kebumen
sangat banyak mempunyai potensi, dari wisata alamnya, kuliner, sumber daya
manusianya, dan lain sebagianya yang menjadikan Kebumen “Harmony of Java”.
Potensi tersebut harus dikembangkan dan harus dikenalkan. Agar setidaknya dalam
setiap diri orang Kebumen mempunyai kecintaan terhadap Kebumen.
Melanjutkan
jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, memang menjadi keinginan saya.
Rencana saya ingin melanjutkan S2 bersama suami saya, target utama saya ingin
S2 di luar negeri tetapi jika kondisi yang tidak memungkinkan. Maka melanjutkan
S2 di negeri sendiri.
If I am not for myself, who will be
for me?
If I am not for others, what am i?
And if not now, when?
Esai
Paguyuban KSE dan Kontribusi Saya
Paguyuban
Karya Salemba Empat Universitas Indonesia, merupakan paguyuban bagi
mahasiswa-mahasiswa yang menerima beasiswa KSE (Karya Salemba Empat). Paguyuban
selain dibentuk untuk “guyub” (Bahasa Jawa, rukun), tetapi banyak kegiatan
dalam bentuk pengabdian untuk masyarakat.
Paguyuban
KSE dibentuk untuk meningkatkan kerukunan dan keakraban bagi setiap mahasiswa
penerima beasiswa. Jika suatu mahasiswa berkumpul, maka banyak hal yang
bermanfaat yang diperoleh dari perkumpulan tersebut, mulai dari berbagi
pengalaman, saling memotivasi, dan lain sebagainya. Banyak hal pembelajaran
yang didapatkan jika kita saling tukar informasi.
Selain
bermanfaat untuk anggotanya sendiri, Paguyuban KSE UI juga mencoba memberi
manfaat bagi masyarakat sekitar, diantaranya dengan diadakannya Rumah Pintar,
English for Kids, dan lain sebagainya. Hal tersebut selain bentuk terima kasih
kepada donatur beasiswa KSE tetapi juga bentuk tanggungjawab sosial terhadap
masyarakat.
Rumah
pintar merupakan program non profit dari Paguyuban KSE UI untuk mebantu
meningkatkan kualitas belajar serta kemampuan akademis anak-anak yang mempunyai
keterbatasan financial. Begitu pula
dengan English for Kids, kegiatan non profit yang ditujukan untuk meningkatkan
kemampuan Bahasa Inggris anak-anak yang bertempat tinggal di sekitar
secretariat Paguyuban KSE UI, yaitu di Kober.
Kontribusi
saya jika dapat menjadi bagian dari Paguyuban KSE UI, yaitu ikut berperan dan
ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan di Paguyuban KSE. Baik kegiatan untuk mempererat
keakraban dan kebersamaan antara anggota Paguyuban KSE UI maupun
kegiatan-kegiatan yang berupa bentuk terima kasih kepada donatur dan kepada
masyarakat. Serta mendukung dan terlibat bagi terlaksananya kegiatan-kegiatan
letupan baru selain dari program-program yang dijalankan saat ini, tentunya
kegiatan tersebut baik untuk pengembangan diri, Paguyuban, serta Masyarakat.